Sejarah Singkat Gerakan Pramuka dan Tujuannya

Jika seseorang ingin mengkaji lebih jauh tentang kepramukaan. Maka harus mengetahui sejarah singkat Gerakan Pramuka untuk mempelajari sejarah pendidikan kepramukaan. Berbicara tentang kepramukaan maka tidak akan lepas riwayat hidup yang mendirikan gerakan kepramukaan sedunia yaitu Lord Robert Baden Powell of Giwell.

Hal itu disebabkan oleh pengalaman beliaulah yang mendasari untuk pembinaan para remaja di negara Inggris. Pembinaan para remaja itulah yang kemudian tembuh dan berkembang menjadi sebuah gerakan kepramukaan.

Sejarah Singkat Kepramukaan Sedunia

Pada awal tahun 1908, Baden Powell menulis tentang pengalamannya tentang kegiatan kepramukaan yang telah dirintisnya. Kumpulan tulisannya itu dibuat menjadi sebuah buka dan diberi judul “Scouting of Boys”. Buku yang ditulis oleh Baden Powell ini cepat tersebar di Inggris dan juga negara- negara lain.

Dari tersebarnya buku yang dikarang oleh Baden Powell, kemudian banyak berdiri oganisasi kepramukaan di berbagai negara. Namun pada saat itu, kegiatan oraganisasi ini hanya dilakukan oleh laki- laki saja dengan nama Boys Scout.

Namun pada tahun 1912 Baden Powell dibantu oleh adik perempuannya yang bernama Agnes untuk mendirikan sebuah organisasi kepramukaan khusus wanita dengan nama Girl Guides yang akhirnya diteruskan oleh istri Baden Powell.

Pada tahun 1916, berdiri anggota pramuka yang berusia siaga dengan nama CUB (anak srigala) dalam bukunya The Junggle Book yang ditulis oleh Rudyard Kipling sebagai buku pedoaman kegiatannya. Buku tersebut bercerita tentang Mowgli yaitu si anak rimba yang di pelihara di dalam sebuah hutan oleh induk serigala.

Pada tahun 1918, BADEN Powell membentuk sebuah Rover Scout untuk mereka yang telah berusia 17 tahun. Kemudian pada tahun 1922 beliau menerbitkan sebuah buku yang berjudul Rovering To Succes (Mengembara Menuju Bahagia). Di dalam buku tersebut diceritakan tentang seorang pemuda yang mengayuh sampannya untuk menuju ke pantai bahagia.

ahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).

Pada tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama kali di Olympia Hall, London, Inggris. Baden Powell mengundang sekitar organisasi Pramuka dari 27 Negara. Pada saat itu juga Baden Powell diangkat menjadi Bapak Pandu sedunia (Chief Scout of The World).

Sejarah Singkat Gerakan Pramuka

Tujuan Gerakan Pramuka

  • Agar setiap anggota Pramuka memiliki kepribadian yang bertakwa, beriman, berakhlak mulia, disiplin, memiliki jiwa patriotik, taat terhadap hukum, dapat menjunjung tinggi nilai- nilai luhur suatu bangsa, hidup berguna, sehat jasmani dan rohani.
  • Menjadikan warga negara yang berjiwa Pancasila, patuh dan selalu setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi warga negara yang baik dan berguna.
  • Memiliki pribadi yang mau bekerja keras untuk membangun dirinya sendiri untuk hidup lebih mandiri serta memiliki tanggungjawab secara bersama- sama atas pembangunan sebuah negara dan bangsa.
  • Memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesame mahluk hidup dan juga alam sekitarnya.

Prinsip Dasar tentang Kepramukaan

Gerakan organisasi Pramuka berpedoman pada prinsip- prinsip dasar sebagai berikut:

  • Iman dan takwa terhadapa Tuhan yang Maha Esa.
  • Memiliki rasa peduli terhadap sesama hidup, alam, bangsa dan tanah air.
  • Memiliki rasa peduli yang tinggi tehadap dirinya sendiri.
  • Memiliki ketaatan terhadap Kode Kehormatan Pramuka.

Dengan mengetahui sejarah singkat gerakan Pramuka beserta tujuannya, maka akan menambah wawasan Anda tentang kepramukaan baik di Indonesia maupun di dunia. Selain itu, Anda juga jadi paham tentang sosok Bapak Pandu Sedunia yang menciptkan Gerakan Kepramukaan.

 

Foto dari: tunasscout_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *