Sejarah Pramuka Singkat Sejak Awal Berdirinya

Di sini akan dijelaskan mengenai sejarah pramuka dari awal berdirinya hingga bagaimana saat ini pramuka dapat bertahan dan masuk dalam salah satu ekstrakulikuler wajib sekolah negeri Indonesia. Selengkapnya, simak ceritanya di bawah ini.

Pramuka Dunia

Berdirinya pramuka bukan murni cetusan Indonesia. Sebelumnya di dunia internasional telah terlahir “Scouting” yang diprakarsai oleh Lord Baden Powell dari Inggris. Ia mengumpulkan sekelompok pemuda berjumlah 21 orang yang terjerumus dalam pergaulan yang salah. Setelah itu ia mendidik dengan mengajak mereka berkemah di Brownsea pada 1907, hingga ia berhasil mengubah mereka menjadi lebih baik.

Semenjak saat itu, organisasi kepanduan dan gerakan semacam itu mulai bermunculan. Hal ini didukung oleh tulisan Baden Bowell yang berjudul “Scouting for Boy” yang banyak dibaca dan diterjemahkan dalam banyak bahasa. Hingga akhirnya merambah ke Indonesia setelah melalui banyak proses dan situasi politik saat itu.

sejarah pramuka

Sejarah Pramuka Pada Awal Terbentuknya

Pergerakan kepanduan seperti pramuka sudah dimulai dari tahun1923. Pada awalnya didirikanlah NPO atau Nationale Padvinderij Organisatie. Beberapa saat setelahnya, masih di tahun yang sama Belanda mendirikan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie atau JIPO. Pada akhirnya di tahun 1926 kedua gerakan kepanduan tersebut bersatu di Bandung.

Untuk organisasi sejenis yang didirikan asli oleh warga Indonesia pada masa itu adalah Javaansche Padvinders Organisatie yang diprakarsai oleh Mangkunegara VII pada 1916. Namanya berganti – ganti karena terendus sebagai pergerakan nasional yang bisa membahayakan kedudukan Belanda. Setelah mengalami berbagai macam siuasi politik organisasi kepanduan sejenis lahir, seperti POP, PK, KRI, dll.

Masa Kemerdekaan

Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan, maka banyak tokoh dari gerakan kepanduan dari zaman penjajahan dikumpulakn dan membuat Panitia Kesatuan Kepanduan Indonesia untuk selanjutnya ditunjuk untuk mengadakan Kongres Kepanduan.

Pada 27 – 29 Desember 1945 diadakanlah kongres di Surakarta dan menghasilkan terbentuknya Pandu Rakyat Indonesia. Mereka juga mengikrarkan “Janji Ikatan Sakti”. Setelah itu keluar Keputusan mentri No.93 A tanggal 1 Februari 1947 yang berisikan pengakuan atas keberadaan organisasi kepanduan yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan.

Di tahun – tahun awal, mereka sudah menemui banyak sekali perjuangan untuk turut serta mempertahankan kemerdekaan RI. Seperti pada saat peringatan 17 Agustus 1948 Soeprapto gugur sebagai Pandu Rakyat karena agresi militer Belanda pada saat itu.

Kelahiran Pramuka

Untuk mendukung pembangunan negara pasca kemerdekaan dan untuk mempererat persatuan serta kesatuan maka Organisai Kepanduan dibubarkan dan melebur dalam satu gerakan tunggal yaitu “Gerakan Pramuka”. Hal ini juga didasari oleh keputusan Presiden Soekarno sebagai mandatoris MPRS 9 Maret 1961.

Tugas utama gerakan ini adalah untuk mendidik anak – anak dan pemuda Indonesia untuk diberikan pelajaran kepanduan supaya bisa meningkatkan rasa cinta tanah air dan bela negara yang tinggi. Setelah itu, keberadaan organisasi ini ditetapkan dengan Keputusan Presiden RI No.238 tahun 1961. Penganugerahan Panji Gerakan Pramuka diberikan pada 14 Agustus 1961 (cikal bakal Hari Pramuka).

Pramuka Hari Ini

Kini pendidikan kepanduan pramuka masih bisa dirasakan oleh anak – anak Sekolah Dasar, Sekolah Menengah, bahkan beberapa Perguruan Tinggi masih menyelenggarakan kegiatan ini. Hal ini memberikan sumbang sih besar terhadap penanaman jiwa bela negara kepada anak – anak dan para pemuda untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengisi kemerdekaan dengan hal bermanfaat.

Kegiatan pramuka ada banyak sekali. Mulai dari pelantikan, kemah, pendidikan kepanduan, serta partisipasi dalam berbagai kegiatan sosial. Misalnya dalam bakti sosial dan bencana alam. Hingga kini untuk memperingati perjuangan serta sejarah pramuka, Hari Pramuka juga masih selalu diperingati setiap tahun dengan melakukan upacara dan pengucapan janji atau ikrar para anggotanya.

 

Foto by : Irma Yulianas

Gratis Buat Kamu —-> Wallpaper Smartphone Pramuka

Belanja Buku “Materi Pramuka” —> Buku Scouting For Boys 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *