Latihan Pramuka

Latihan Pramuka

Buat jadi pramuka yang hebat, tentu kita perlu untuk melakukan latihan pramuka secara rutin. Akan tetapi, rutinitas latihan ini bisa saja menjadi sesuatu yang membosankan jika tidak diterapkan dengan kreatif. Sekarang, sobat pramuka gak perlu merasakan tersiksanya latihan pramuka akibat rasa bosan yang melanda. Bosan ini dapat muncul akibat faktor rasa malas. Malas buat latihan bisa jadi akibat kegiatan latihan yang dilakukan terlalu monoton sehingga tidak ada daya tariknya. Nah, di bawah ini akan kami berikan beberapa tips latihan pramuka seru sehingga tidak membosankan. Langsung disimak aja, yuk!

 

  1. Ciptakan suasana yang riang gembira, penuh semangat, serta disiplin ketika latihan sedang berlangsung.
  2. Sertakan dan libatkan anak-anak secara langsung pada sesi latihan. Misalnya dengan sesi berdiskusi atau tanya jawab. Beri contoh kasus sederhana yang menyenangkan, contohnya dengan memposisikan mereka sebagai pemimpin dan mengelola acara latihan.
  3. Budaya untuk berdiskusi, mengemukakan pendapat, serta memberikan kritik dan komentar akan mendorong anak-anak pramuka tampil lebih berani sehingga rasa inisiatifnya akan cenderung meningkat.
  4. Sediakan waktu istirahat pada pergantian materi latihan yang diberikan kepada tiap-tiap regu. Waktu istirahat ini dapat dilakukan dengan hal-hal yang positif sembari tetap beristirahat. Misalnya memakan bekal bersama dan berbagi terhadap sesama rekan regunya.
  5. Acara latihan harus dikondisikan secara baik dan dilakukan dengan tepat waktu. Hal ini untuk melatih rasa disiplin anak-anak serta memupuk rasa tanggung jawab. Hindari adanya jeda atau waktu kosong yang dapat mengakibatkan anak menjadi bosan dan malas untuk mengikuti latihan pramuka.
  6. Pastikan betul bahwa pembina menguasai materi yang akan disampaikan kepada anak-anak melalui gaya yang mudah dipahami serta menginspirasi.
  7. Latihan pramuka riang gembira dilakukan secara dinamis dengan tetap berpedoman pada anggaran dasar serta anggaran rumah tangga pramuka.
  8. Memberikan selingan berupa permainan jika kondisi sudah mulai jenuh. Contohnya dengan memberi ice breaking yang berkaitan dengan kegiatan kepramukaan.
  9. Terapkan porsi “sedikit teori, banyak praktek”. Hal ini akan membuat para anggota regu bekerjasama dalam bekerja dan akan meminimalisir timbulnya rasa bosan karena materi yang disampaikan terlalu banyak.
  10. Pembina serta kakak pandu dapat memberikan simulasi terkait dengan materi yang dibawakan. Dengan adanya simulasi, maka anak pramuka akan lebih mudah untuk mencerna materi sekaligus terlibat langsung dalam praktek kegiatan.
  11. Pembina dapat memberikan inspirasi berupa storytelling kepada anak-anak dengan gaya bahasa yang ringan dan mudah dimengerti yang berhubungan dengan materi latihan.
  12. Memberikan motivasi dan bimbingan untuk meletupkan semangat gerakan pramuka kepada tiap anak-anak pramuka.
  13. Jika salah satu anak pramuka melakukan kesalahan, maka berilah peringatan secara halus dan bersifat personal. Memarahi dan menegur di depan kelompok bukanlah merupakan cara yang baik.
  14. Eksplorasi dan gunakan media kreatif untuk memaparkan gagasan atau ide. Dapat menggunakan papan gambar, kertas manila warna-warni, lembar kertas tempel (post it), atau denah-denah gambar yang secara visual enak untuk dilihat sehingga tidak membosankan.
  15. Menggunakan media digital dalam menyampaikan materi misalnya dengan memutarkan lagu yang berkaitan dengan pramuka untuk membangkitkan semangat, menonton materi bersama yang ditampilkan dalam bentuk video ataupun animasi yang menyenangkan sehingga tercipta latihan pramuka yang riang gembira dan terhindar dari rasa bosan.

Foto by IG @by_panji