Jambore Nasional Gelar Doa Lintas Agama

Jambore Nasional Gelar Doa Lintas Agama

Do’a merupakan senjata yang paling ampuh untuk mengiringi serangkaian ikhtiar yang sudah dilaksanakan. Kita memohon agar itu semua bermanfaat bagi kita untuk membangun kompetensi diri menjadi insan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Menjadi Insan cerdas, unggul berdaya saing yang nanti dipersiapkan memimpin bangsa kita menyongsong satu abad Indonesia merdeka 2045.
Kegiatan Do’a Lintas Agama berlansung secara Hikmad, tertib, khusuk. Ini menjadi pembelajran yang sangat baik untuk kita dalam membangun Kesatuan dan persatuan Indonesia. Bagaimana kaum agama yang tinggal di Negara Republik Indonesia bersatiu dalam do’a.
Bersatu dalam do’a adalah cara yang santun untuk meningkatkan tumbuh kembangnya persatuan dan kesatuan antar umat beragama, dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Indoseia bhineka tunggal ika, berbeda-beda tetap satu jua. Indodonesia bersatu dalam keberagaman. Indonesia sajadahku. Indonesia tempat bersujudku.Indonesia tempat bersimpuhiku. Pramuka Indonesia bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Ikhsan (14) peserta jamnas 2016 dari kebumen mengatakan, “keren seperti tema kegiatannya, kegiatannya keren dimana semua umat berkumpul untuk berdo’a bersama, ini menunjukan toleransi beragama.” ujarnya dengan malu-malu.
Kegiatan ini merupakan persiapan Grand Inaguration Gathering ATAS Indonesia, untuk menjadi umat yang santun bermoral menuju Indonesia jaya. Sebagai momentum merekatkan persaudaraan dalam bingkai Negara kesatuan Republik Indoensia bineka tunggal Ika. Inti dari do’a yang masing-masing disampaikan adalah “Eratkan persaudaraan kami, eratkan persatuan Kami, jadikanlah kami untuk saling mengasihi, menyayangi menjaga kerukunan dalam kebinekaan. Jamboree adalah tempat kami belajar mengenai pengetahuan, belajar beraksi nyata, belajar hidup bersama, belajar menggali karakter masing-masing. Satukanlah semangat jwa raga kami dalam mewujudkan bangsa yang berakater, berwibawa dan berdikari”.( Apev)