Cara Mengetahui Waktu Tanpa Melihat Jam

Cara Mengetahui Waktu Tanpa Melihat Jam

Kegiatan pramuka identik dengan berkemah dan bersentuhan dengan alam terbuka. Bukan hanya menikmati langsung hidup di alam, namun sebagai pramuka yang baik tentu harus mengenali tanda-tanda alam. Alam pun sebenarnya memberikan ciri tersendiri untuk dapat kita kenali sebagai bentuk rasa syukur kita terhadap ciptaan Tuhan. Salah satu contohnya adalah mengenali matahari dan bintang yang dijadikan patokan untuk mengetahui waktu tanpa melihat jam.

Cara mengetahui waktu tanpa melihat jam sangat penting untuk diketahui. Tidak setiap situasi kita selalu membawa jam atau alat telekomunikasi yang membantu untuk dapat mengetahui waktu. Jangan kawatir jika kita lupa membawa jam, kita dapat berpedoman pada sinar matahari saat siang hari dan bintang jika hari sudah berganti malam. Seorang pramuka yang dapat mengetahui waktu tanpa melihat jam tentu akan sangat berguna.

Menentukan waktu menjadi sangat penting ketika kita ingin mengetahui pukul berapakah saat ini serta durasi dari lamanya sebuah aktivitas dijalankan, misalnya 5 menit, 10 menit, dan sebagainya. Bagi yang muslim, hal ini akan sangat membantu dalam menentukan waktu salat. Mengetahui waktu tanpa melihat jam juga menjadi salah satu ukuran dalam pencapaian SKU pramuka penegak bantara.

Matahari menjadi salah satu pedoman utama dalam menentukan waktu. Kita awali dengan mulai bergeraknya matahari menuju terbit. Ini merupakan waktu fajar yang biasanya ditandai dengan sinar berwarna merah atau orange di timur langit. Waktu ini merupakan penentuan masuknya waktu salat subuh yang biasanya menunjukkan antara pukul 04.00 hingga 04.30.
Selanjutnya, matahari mulai naik perlahan-lahan dan memancarkan sinar sekaligus terlihat wujudnya. Ini merupakan waktu terbitnya matahari dan menunjukkan waktu antara pukul 05.00 hingga 05.30. Lambat laun, sinar matahari akan berubah secara lebih merata dan langit yang gelap perlahan akan menjadi terang serta biru bersih. Ini menunjukkan waktu pukul 07.00 hingga 08.00.

Cara Mengetahui Waktu Tanpa Melihat Jam

Cara Mengetahui Waktu Tanpa Melihat Jam

Ketika panjang bayangan sama dengan bendanya, ini artinya waktu menunjukkan sekitar pukul 09.00. Saat waktu beranjak semakin siang, matahari akan terasa menyengat di kulit karena terletak sejajar garis lurus dengan arah kita berdiri. Matahari berwarna putih dan sinarnya menyilaukan sehingga bayangan benda atau manusia tepat berada di bawahnya namun bayangannya akan tampak lebih pendek daripada bendanya. Keadaan seperti ini artinya menunjukkan waktu antara pukul 11.30 hingga 12.00 dan masuknya waktu salat zuhur.

Siang berganti menjadi sore, yang artinya panjang bayangan akan sama dengan panjang bendanya. Ini artinya perkiraan waktu adalah pukul 14.45 hingga 15.15 yang menunjukkan waktu salat asar. Matahari yang mulai terbenam akan menimbulkan sinar kemerahan di langit sebelah barat. Keadaan langit perlahan mulai gelap, ini artinya menunjukkan waktu maghrib sekitar pukul 17.30 hingga 18.00.

Waktu salat isya atau waktu yang menunjukkan malam hari ditandai dengan menghilangnya sinar matahari dan warna langit menjadi gelap serta munculnya bintang-bintang. Kondisi seperti ini terjadi sekitar pukul 19.00. Beberapa tanda alam yang dapat disaksikan melalui pedoman matahari dan bintang ini merupakan perkiraan untuk dapat mengetahui waktu tanpa melihat jam. Sifatnya tidak selalu tepat dikarenakan faktor-faktor alam lain yang mungkin berpengaruh. Adanya perbedaan waktu dan tempat mengingat Indonesia merupakan wilayah yang terbagi ke dalam tiga zona waktu. Dibutuhkan pembiasaan dan pengalaman untuk lebih mengenal alam bagi seorang pramuka untuk dapat mengetahui waktu tanpa melihat jam.