Pramuka, organisasi ini sudah ada sejak masa perjuangan kemerdekaan, ya meskipun masa itu masih satuan-satuan kepanduan, namun akhirnya melebur menjadi satu pada tahun 1961 menjadi Gerakan Pramuka. Apa sih yang membuat kamu aktif pramuka? apa karena mendapat uang saku? atau karena kegiatan yang menyenangkan? Yah, banyak faktor sih, namanya cinta kan tidak hanya karena melihat namun karena hati memanggil.

Pramuka memang menginduk di sekolah, yang akhirnya pramuka memiliki jarak dengan masyarakat, padahal dahulu kala pramuka itu di tengah-tengah masyarakat, berkemah di tanah lapang yang tidak harus di bumi perkemahan, ini cerita simbah, dan simboknya penulis, dan ini fakta. Cinta itu buta, makanya banyak anak muda gabung pramuka, rela gak mandi dan gosok gigi, idih,.. agak jorok sih hehe, kenyataan begitu namun di balik itu semangat, kebersamaan dan jiwa kepemimpinan dilatih ditempa dalam perkemahan dan latihan rutin pramuka.

aktif pramuka karena cinta

aktif pramuka karena cinta

Cinta itu rela segalanya, rela tidak tidur karena masih rapat di tengah malam, rela berbagi nasi karena anggaran kegiatan yang minim, sungguh kenangan dan tidak terlupakan. Cinta itu bukan dilihat dari mata saja, makanya tidak sedikit anak pramuka tak berseragam, mereka merasa nyaman namun tetap pengamalan nilai-nilai dasadharma dan tri satya yang utama, seragam memang penting, tetapi implementasi dan pengamalan itu jauh lebih penting.



Aktif pramuka karena cinta, sejatinya jika kita sudah mencintai suatu hal maka kita akan mengorbankan apa yang telah kita miliki demi mendapatkannya. Cintailah hal-hal yang baik yang membuatmu berkembang. Kita evaluasi kekurangan yang ada di gugus depan, perbaiki dan kolaborasi yuk mulai aksi bersama masyarakat, bukan sekedar formalitas namun kualitas pramuka akan semakin terasah berkat kerja nyata, kerja cerdas dan kerja ikhlas untuk membangun Indonesia. @kakmaruf